Rabu, 11 Maret 2015

Seorang Ayah tega memperkosa anak tirinya hingga hamil

1 komentar
Nuelnews.blogspot.com - Seorang Ayah tega memperkosa anak gadis tirinya yang mengidap keterbelakangan mental, sebut saja namanya Indah (16), hingga hamil enam bulan. Kejadian ini terungkap ketika Ibunda Indah membawanya kerumah sakit untuk berobat karena Indah merasa tidak enak badan.

Ibunda Indah, Um, mengatakan, Sebelumnya Indah enggan bercerita siapa yang telah tega  menghamilinya. Sesudah didesak, Indah menyebutkan bahwa Ayah tirinya adalah calon ayah dari bayi yang tengah di kandungnya.

"Waktu itu ketika saya tanya, Indah masih diam dan sulit bicara. Subuh tadi dia baru mengaku kalau Tersangka nya adalah suami saya sendiri (ayah tiri Indah)," sambung Um dengan raut muka yang masih sangat tidak menyangka.

Mengetahui ini, Um dan keluarga lainnya langsung melaporkan Sis (ayah tiri Indah) ke Mapolsek Tampan Rabu pagi. Pihak kepolisian membawa Indah untuk di visum ke RS Bhayangkara Polda Riau, di Jalan Kartini.

"Nggak ada yang aneh dari fisik anak saya. Tetapi beberapa hari lalu dia sakit demam. Saya bawa ke bidan, lalu bidan menyebutkan kalau Indah sedang hamil muda," Ucapnya.
Indah tetap bersekolah di Sekolah Luar Biasa (SLB) di Pekanbaru, Ketika kehamilan itu belum diketahui. Tetapi, Ketika kandungannya masuk umur 6 bulan, Indah tiba-tiba meminta berhenti sekolah dengan sejumlah alasan.

"Katanya dia malas di sekolah, karena ditanya-tanya, tapi saya nggak tau ditanya tentang apa," Ucap Ibunda Indah yang langsung jatuh pingsan hingga harus dibawa ke kamar penanganan pertama rumah sakit.

Pengakuan Indah dengan polos, Ayah tirinya memaksa dan melampiaskan nafsunya terhadap Indah ketika dirumah sedang kosong atau hanya ada mereka berdua.

"Aku ndak ada melawan bapak. Rumah sepi, kakek tidak ada, tetangga sibuk kerja. Lalu dia tiduri. Kalau berapanya aku ndak ingat," kata Indah dengan terpatah-patah.

Kanit Reskrim Polsek Tampan AKP Herman Pelani membenarkan adanya laporan tersebut. Sesudah mendapat laporan pihaknya langsung mencari keberadaan Tersangka.


"Korban yang didampingi ibunya sudah memberi keterangan dan melakukan visum. Tersangka masih dicari keberadaannya," ujar AKP Herman.
Read more ►

Puluhan siswa SMP & SMA terancam tidak bisa mengikuti UN karena tidak mempunyai seragam

2 komentar
Nuelnews.blogspot.com - Puluhan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) di Yayasan Kesejahteraan Masyarakat Aceh (Yakesma) terancam tidak bisa mengikuti Ujian Nasional (UN) yang akan dislaksanakan serentak di seluruh Indonesia pada tanggal 16 Maret 2015 untuk pelajar SMA dan Awal bulan April 2015 untuk pelajar SMP.

Yakesma adalah yayasan yang dibentuk untuk menampung anak-anak yang kurang mampu, anak yatim dan juga korban konflik dari seluruh Aceh dan bahkan ada dari Sumatera Barat, Medan. Yayasan ini berdiri sejak tahun 2012 lalu atas bantuan Australia dan akhir Desember 2014 lalu pendanaan dari donatur telah dihentikan.

Alfiatunnur (Ketua Yakesma) yang akrab disapa Dedek mengatakan, kendala pertama sekolah yang dia pimpin belum keluar surat izin operasional dari Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Besar. Meskipun sudah beberapa kali dilakukan pengajuan agar bisa membuat UN sendiri.

Karena belum ada izin operasional, anak didiknya yang sudah duduk di kelas IX dan kelas XII akan menghadapi UN, namun sekolahnya tidak dapat menyelenggarakan UN, sehingga harus ikut UN di SMA Negeri 1 Baitussalam, Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar, ucap Dedek.

"Karena sekolah kami belum keluar surat izin operasional, makanya kami harus mengikuti UN di SMU Negeri 1 Baitussalam, kami kami butuh seragam sesuai dengan seragam sekolah tersebut, karena seragam kita berbeda dengan sekolah lain," kata Ketua Yakesma, Alfiatunnur, Rabu (11/3).

Kata Dedek, sebelumnya Yakesma memiliki donatur untuk membiayai seluruh biaya pendidikan anak didik di yayasan tersebut. Setiap bulannya pihaknya menghabiskan anggaran Rp 570.000 hanya untuk akomodasi, itu belum termasuk pakaian seragam, sekarang kami kekurangan dana, hanya ada dana bantuan pribadi, namun belum menutupi kekurangan anggaran.

Meskipun begitu, Dedek mengaku tidak akan putus asa untuk mencari bantuan dari pihak manapun untuk mendapatkan bantuan baju seragam untuk siswa Yakesma. "Kami akan melakukan apapun, agar mereka (siswa) bisa mengikuti UN nanti" Tegas Dedek.

Kepala Sekolah SMP dan SMA Yakesma, Nazliati mengatakan, Yakesma memiliki siswa SMP 27 orang dan SMU 20 siswa. Sedangkan yang akan mengikuti UN untuk SMP 18 siswa dan SMA 10 orang.

"Sudah ada baju seragam untuk SMU 7 orang dan sisanya 3 orang, sedangkan untuk siswa SMP belum ada baju seragam, jadi kami pihak sekolah cari bantuan mulut ke mulut maupun melalui broadcast BBM," tegas Nazliati.

Sedangkan pemerintah menurunkan bantuan sama sekali, terutama Pemerintah Kabupaten Aceh Besar.  "Belum ada bantuan dari pihak Pemerintah Aceh Besar, besar harapan kami pemerintah bisa memperhatikan yayasan ini," tutupnya.
Read more ►

Senin, 09 Maret 2015

Kebakaran di Wisma Kosgoro

1 komentar


Nuelnews.blogspot.com,- Kebakaran melanda Wisma Kosgoro di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (9/3/2015) petang. Semua karyawan yang berkantor di gedung tersebut telah berhasil dievakuasi. Namun, sampai saat ini petugas masih terus mencari kemungkinan adany karyawan yang masih terjebak di dalam.

Kebakaran yang melanda Wisma Kosgoro berawal pada sekitar pukul 18.45 bertepatan dengan jam pulang kerja.

Awalnya, muncul kobaran api di lantai 16, yang terus menjalar samapai ke lantai 18. Sampai berita ini ditulis, petugas masih harus bekerja keras untuk memadamkan si jago merah karena titik pusat api berada diketinggian. Kurangnya alat dan fasilitas membuat petugas kesulitan untuk meredam lahapan si jago merah, petugas sudah berhasil memadamkan pinggiran-pingiran lantai 16, namun untuk ke tengah belum tercapai air pemadam. Tercatat ada sekitar 30 mobil pemadam kebakaran yang berada di lokasi.


Menurut petugas, penyebab utama dari kebakaran ini adalah hubungan arus pendek listik yang terjadi di Wisma Kasgoro
Read more ►
 

Copyright © Untitled Design by Manuel Sigiro | Powered by Paket Jasa SEO